Tuesday, December 27, 2011

Mengemas hidup dalam sebuah koper

Salah satu bagian kecil yang paling saya sukai dalam sebuah perjalanan adalah berkemas.
Berkemas tak ubahnya dengan menyisakan ruang kosong lebih banyak agar dapat memuat lebih banyak.
Proses mengemas selalu menarik. Dan ini membutuhkan seni tersendiri,
Kita harus memilih mana yang penting dan mana yang kurang penting. 
Dalam hal ini, kita belajar memutuskan.
Belajar berani meninggalkan dan yakin tidak akan membutuhkannya ketika memutuskan 'yang ini tidak perlu dibawa'.
Dan agar bisa membawa banyak hal ketika pulang, tentunya kita harus pergi denga tas yang kosong.
Bawa apa yang kita perlu saja. 

Hidup bisa dibilang seperti sekumpulan daftar mana yang penting dan mana yang kurang penting.
Dan kita harus bergerak cepat. 
Tas yang berat akan menghalangi gerak kita.
The slower we move, the faster we die.
We are not swans, we are sharks.

Ini pun terjadi dalam kehidupan.
Setiap orang tidak ingin memberatkan hidupnya dengan urusan yang kurang penting.
Hidup ini terlalu pendek dan ia bergerak cepat tanpa menunggu.
Waktu tak peduli, sberapa cepat kita berjalan. 
Time always move in constant motion. 
Kita sendiri yang harus menentukan ritme gerak diri kita.
Sayangnya, memilih mana yang penting dan mana yang kurang penting, tak pernah benar-benar mudah untuk sebagian besar kita. 

Hidup selalu penuh dengan kejutan. Bahkan di balik sebuah rutinitas padat, saya percaya ada kejutan kecil yang tersembunyi. 
Kejutan-kejutan kecil yang terkadang akan membuat hidup berubah dalam waktu yang singkat. 

Spontan.
Spontanitas selalu melahirkan hal-hal yang tak terduga. 

No comments: